Humor

Keislaman

Tips

Tips Nentuin Pilihan di Pemilu 2019


Hingar bingar pemilu serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 nanti sudah hangat terasa sejak memasuki awal tahun 2019. Timses dari capres-cawapres, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, maupun DPRD Kabupaten/Kota sudah menyebarkan sosialisasi dan menyebarkan atribut kampanye baik di media sosial maupun di jalan-jalan dengan baliho, stiker ataupun spanduk.

Pesta demokrasi kali ini memang sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, baik dari lamanya waktu kampanye, maupun alat-alat yang dipakai oleh penyelenggara pemilu (KPU), walaupun diisi oleh pemain lama di pemilihan sebelumnya (capres dan calegnya), tetapi tidak menyurutkan antusias warga Indonesia turut andil dalam meramaikan kontestasi politik 5 tahunan ini.

Tak terkecuali para swing voters dalam pemilu kali ini, banyak warga negara memilih golput/tidak memihak dan memilih salah satu paslon presiden-wakil presiden dan wakil rakyat, baik karena alasan yang rasional, maupun alasan yang irasional :), lha piye....wong alesane orak milih gak masuk akal blas...

Ditinggal saja yang itu, saya gak mau ngebahas soal golput, disini saya akan membahas mengenai, cara menentukan pilihan Capres-Cawapres, maupun Caleg DPR RI sampai DPRD Kabupaten/Kota.


1. Melihat mayoritas masyarakat memilih siapa di daerah mu, lhooo...iya, karena capres-cawapres atau caleg yang biasanya dipilih oleh mayoritas masyarakat, memiliki kemanfaatan banyak di daerah tersebut, eeeiitts...itu baru pertama...masih ada lanjutannya..

2. Melihat track record dari capres-cawapres/caleg tersebut, kalau blio sudah pernah njabat, gimana kinerjanya...udah cocok belum sama karepanmu, nah kalo belum pernah njabat, di liat track record kehidupannya, suka foya-foya, atau suka dengan gemerlap harta berlimpah, keluarganya gimana, janu-janu malah suka nelantarin keluarganya dengan alasan sibuk ngurusi masyarakat. (blass gak masuk akal), masih ada lanjutannya...

3. Cermati program yang ditawarkan, biar gak dikemudian hari, kita rame-rame nuntut janji kampanyenya....kalo ada program yang bagus dan realistis dan sesuai dengan yang kita harapin,,,ya wis dipilih, tapi kalo ada calon yang ngasih harapan palsu alias suka ngasi PHP...hallaaaaah...coret aja dari daftar calon yang mau kita pilih....sek, belum kelar...

4. Bikin list calon yang mau dipilih, biar gak kagok pas di bilik suara, capres-cawapres mau milih siapa, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota mau milih siapa...kalo perlu di apalin nomor urut partai dan nomor si calon yang mo kita pilih.

Tips diatas bukan patokan tunggal buat milih capres-cawapres atau caleg lho, pertimbangan lain juga bisa dilakukan teman-teman.

Sekian, semoga bermanfaat.....


No comments:

Post a Comment