Menjelang peringatan Kemerdekaan Negara Republik Indonesia Ke-75, Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Kranji melalui Departemen Kajian Ilmiah dan SDM melakukan penulisan sejarah perjuangan warga Kranji pada masa penjajahan Belanda, Jepang dan Agresi Belanda ke dua rentang tahun 1941 - 1948.
Penyusunan naskah ini dimulai dari kegelisahan kami tentang informasi sejarah masa lalu dukuh Kranji yang berada di Kelurahan Kedungwuni Timur Kabupaten Pekalongan dan akhirnya pada suatu malam, saya, Gus Haibani Abidzarin dan beberapa sahabat di Departemen Kajian Ilmiah dan SDM Ansor Kranji berkumpul dan membahas mengenai strategi agar generasi Kranji sekarang mengetahui sejarah perjuangan warga Kranji pada masa penjajahan Belanda dan Jepang.
Wawancara dengan sumber kami, yaitu Bapak Syaiful Muluk, sesepuh Kranji yang sedari muda sudah aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan baik di lingkup Kranji sendiri maupun lingkup Kabupaten Pekalongan. Di kediaman beliau, kami dibuat tercengang dengan dokumen-dokumen yang beliau simpan rapih, dan memang dari muda beliau menjadi notulen rapat, bahkan menjadi sekretaris.
Dari hasil wawancara tersebut, ada satu dokumen yang menjadi fokus kami, yaitu sejarah Perdjoeangan Rakjat Krandji.
Naskahnya bisa dibaca atau diunduh pada link berikut :
SEJARAH PERJUANGAN WARGA KRANJI
Naskah ini rencananya dibacakan secara serentak pada malam tasyakur Kemerdekaan Indonesia ke-75 di tiap RT/RW se-Kranji.
Semoga bermanfaat dan menambah kecintaan kita kepada Indonesia pada umumnya dan Kranji pada khususnya.

No comments:
Post a Comment