Humor

Keislaman

Tips

Tidak Semua Harus Dijawab Kok

Banyak netijen di negara berflower +62 ramai-ramai memenuhi kolom komentar di suatu postingan seseorang yang mungkin tidak dikenalnya hanya karena ingin meluapkan emosi, baik hanya untuk misuh online, bully online, atau hal-hal yang embuh lainnya, bahkan tidak sedikit yang berdebat, embuh dengan dasar ilmiah atau hanya adu argumen tanpa dasar yang bisa dipertanggung jawabkan.

Hal ini yang menyebabkan tidak sedikit orang yang berurusan dengan hukum karena menyinggung orang lain, atau sesuatu yang lebih besar.


Ada sebuah postingan yang sengaja diposting oleh suatu akun dengan maksud tertentu, yang akhirnya menimbulkan perdebatan sengit pada kolom komentar. Dan anehnya, setiap postingan yang mengundang perdebatan tersebut, pasti ramai dengan komentar-komentar yang embuh pakai ilmu yang bisa dipertanggung jawabkan atau tidak.

Padahal Gusti Allah berfirman, "Wamaa uutiitum minal 'ilmi illa qoliilaa", bahwa ilmu yang Allah kasih ke kita itu sitiiiiik poll malah mungkin gak ada seujung kuku, tapi maasyaaa Allah kalo liat komen-komenan dan postingan yang embuh itu.

مَنْ رَاَيْتـَهُ مُجِيْباً عنْ كُلِّ ماَ سُـءِـلَ وَمُعَبَِّراً عَنْ كُلِّ مَا شـَهِدَ وَذاكِراً كُلَّ ماَ علمَ فاَسْتَدِلَّ بذَٰ لكَ عن وجُودُ جَهلِهِ

Nah lho, "Barangsiapa yang selalu njawab kabeh pertanyaan, menceritakan kabeh apa yang dilihat, dan menyebut kabeh apa yang ia ketahui, maka ketahuilah bahwa yang demikian itu adalah tanda kebodohan orang tersebut.'' (Al-Hikam ps 80)

Abu Hurairoh berkata, hanya kulo lupa ini di kitab apa, terima kasih bila ada yang bisa ngasih tahu, gini : "Aku (Abu Hurairoh) hafal ilmu dari Rosululloh dua karung. Yang satu karung aku sebarkan buat umum. Yang sekarung seumpama aku terangkan, kamu semua pasti akan memenggal leherku."

Ngeri !!!!

Dan memang salah satu tirakat akhir zaman, seperti yang ditwitkan oleh adminnya @nugarislucu adalah nahan jempol untuk tidak menyebar dan atau ngomen semua hal yang embuh sebenernya kita tahu, atau malah kita blas enggak tahu.

Untuk itu, mbok ya ho...belajar nahan jempol, gak perlu njawab, ngeshare ataupun yang lainnya yang justru menambah ruwet dan runyamnya urusan dunia permedsosan.

Wallahulmuwafiq ila aqwamith thoriq

Postingan ini diinspirasi dari postingnya Gus Ndan Gepenk Assedaap di Facebook. 

No comments:

Post a Comment