Humor

Keislaman

Tips

Kunci Sukses Perangi Corona : Kerjasama, Disiplin Medis dan Tidak Acuh


Kabar mengenai serangan Covid-19 di Indonesia semakin memprihatinkan. Data di Provinsi Jawa Tengah per 24 Maret 2020 dalam laman https://corona.jatengprov.go.id/ menyebutkan sudah ada 2.858 ODP (orang dalam pengawasan), 230 PDP (pasien dalam pengawasan), 15 positif (12 dirawat, 0 sembuh dan 3 meninggal dunia) dan untuk data seluruh Indonesia, dari laman https://www.covid19.go.id/situasi-virus-corona/ disebutkan bahwa total kasus terkonfirmasi 579 kasus, 500 PDP, 30 orang dinyatakan sembuh dan 49 orang meninggal.


Kenapa virus ini secepat itu menyebar di Indonesia, padahal awal maret kemarin hanya 2 orang dinyatakan postif corona ?

Beberapa penyebab virus ini bisa bertahan lama di Indonesia diantaranya adalah :
1. Kondisi Geografis, Indonesia yang terdiri dari banyak pulau sangat sulit untuk mendeteksi sebaran virus ini di daerah terpencil, selain karena terisolir juga akan memakan waktu yang cukup lama untuk mendeteksi ancaman virus corona di daerah tersebut.
2. Terlalu Menyepelekan, Polah tingkah warga +62 yang bisa dikatakan terlalu santuy menghadapi ancaman virus corona. Ketika pemerintah menetapkan kebijakan untuk meliburkan sekolah dan perguruan tinggi sebagai langkah social distancing untuk menekan penularan virus melalui kontak...ehh malah rekreasi, liburan, ketemuan sama mantan wisata, malahan ada yang menggelar acara disaat pemerintah melarang untuk mengadakan acara yang mengundang banyak orang, masih kongkow dan ngopi cantik di cafe sampai aparat menyisir dan membubarkan paksa.

Hal diatas adalah 2 contoh mengapa nih virus betah banget di Indonesia, makanya kalo kita mau serius musuhin nih virus, ya beneran dimusuhin, ikutin himbauan pemerintah, karena kunci sukses memerangi nih virus ya dengan cara bekerjasama, kerjasama gimana masudnya? Ya kerjasama, kitanya menjaga kebersihan diri dan lingkungan dengan menerapkan pola hidup sehat dan bersih, untuk sementara #dirumahaja, yang punya riwayat bepergian ke zona merah ya jujur...lapor ke rumah sakit dan bersedia dicek kesehatannya, gak melakukan panic buying karena akan berdampak pada perekonomian mikro dan mungkin malah berdampak pada ekonomi makro, rupiah aja saat ini udah menyentuh angka 16ribu lebih per USD nya, utamakan APD buat tenaga medis ajah...kitanya kalo gak perlu-perlu amat buat make HS atau yang lainnya, ya gosah make...tenaga medis di rumah sakit rujukan lebih memerlukan itu dari pada elu...elunya cukup #dirumahaja. Dan selain itu, kitanya gak acuh, terus ingetin ke oranglain bahwa nih virus berbahaya, kalo gak mau manut sama pemerintah ya siap-siap nanggung resiko.

Para Pahlawan Kesehatan sedang berjuang untuk merawat pasien agar sembuh, sehingga penularan wabah Covid-19 bisa ditekan, kitanya ngebantu...jangan nambah-nambahin jumlah pasien lagi, tau sendiri kan, kapasitas rumah sakit di Indonesia, gak gede-gede amat...dan gak cuma nanganin pasien corona doang, apalagi musim pancaroba gini, DBD juga mengintai warga Indonesia....tambah berat gak tuh tugas tenaga medis, belum lagi kalo ada pasien yang menderita penyakit lain...laaaahh....mumet kan.

Makanya....MANUT aja udah, sementara kebiasaan rebahanmu lanjutin dulu sampai situasi bener-bener stabil.

Oke...? #KeepStrong #StaySafe #dirumahaja

No comments:

Post a Comment