Ramai pemberitaan tentang serangan virus SARS-Cov2 atau Covid-19 yang lebih populer disebut Corona Virus, sudah banyak korban meninggal karena positf Corona, ratusan PDP dan ODP tak luput juga melemahnya mata uang rupiah terhadap USD sebagai dampak serangan virus ini. Innalillahi wa Inna Ilaihi Roji'un
Baru-baru ini portal berita ramai mengabarkan bahwa ada dokter yang menangani pasien positif Covid-19 dan perawat juga wafat dalam tugasnya, (semoga Allah menggolongkan beliau-beliau yang gugur kedalam golongan syahid, aamiin).
Banyak reaksi masyarakat baik di dunia nyata maupun di dunia maya, bahkan AJAIBNYA warga Indonesia, masih ada yang dengan Santuy-nya berwisata disaat pemerintah meliburkan sementara aktifitas belajar dari tingkat PAUD sampai Perguruan Tinggi. GHILAAAAAAK....
Tolong yang seperti ini, segeralah sadar...Karena pemerintah memberikan libur bukan buat senang-senang, melainkan sebagai tindakan antisipasi penularan covid-19 melalui social distance, BUKAN BUAT WISATA, MALIIIIH....
Kelompok masyarakat yang memiliki rasa empati tinggi, bahkan ada yang melakukan galang dana sebagai Ikhtiyar membantu tim medis karena dikabarkan bahwa banyak rumah sakit rujukan pasien positif Covid-19 kekurangan APD, baik pakaian, masker ataupun alkes lainnya.
Tak terkecuali para santri yang tergabung dalam komunitas AIS Nusantara. Komunitas santri yang digawangi oleh Ahmad Qomarudin ini mengadakan galang dana secara online untuk membantu pondok pesantren memerangi corona virus di lingkungan pesantren, karena banyak santri Indonesia yang bermukim di asrama ponpes yang memang belum tersentuh pemerintah untuk dilakukan sterilisasi ponpes dan kekurangan desinfektan.
Untuk itu, AIS Nusantara mengundang kepada seluruh warganet untuk ikut serta membantu santri dalam memerangi virus corona di lingkungan pesantren dengan cara, mendonasikan bantuan untuk pengadaan handsanitizer, disinfektan dan vitamin C untuk pesantren agar terhindar dari Corona.
Melalui rekening BNI 0455566477
a.n Naqiibatin Nadliriyah
Info lebih lanjut untuk kerjasama dan bantuan lainnya bisa kontak :
Anifa 085607228325
Qomaruddin 089649216639
Mari bahu membahu menghentikan sebaran virus corona, semoga amal panjenengan semua, dibalas oleh Allah dengan balasan yang berlipat ganda.
Baru-baru ini portal berita ramai mengabarkan bahwa ada dokter yang menangani pasien positif Covid-19 dan perawat juga wafat dalam tugasnya, (semoga Allah menggolongkan beliau-beliau yang gugur kedalam golongan syahid, aamiin).
Banyak reaksi masyarakat baik di dunia nyata maupun di dunia maya, bahkan AJAIBNYA warga Indonesia, masih ada yang dengan Santuy-nya berwisata disaat pemerintah meliburkan sementara aktifitas belajar dari tingkat PAUD sampai Perguruan Tinggi. GHILAAAAAAK....
Tolong yang seperti ini, segeralah sadar...Karena pemerintah memberikan libur bukan buat senang-senang, melainkan sebagai tindakan antisipasi penularan covid-19 melalui social distance, BUKAN BUAT WISATA, MALIIIIH....
Kelompok masyarakat yang memiliki rasa empati tinggi, bahkan ada yang melakukan galang dana sebagai Ikhtiyar membantu tim medis karena dikabarkan bahwa banyak rumah sakit rujukan pasien positif Covid-19 kekurangan APD, baik pakaian, masker ataupun alkes lainnya.
Tak terkecuali para santri yang tergabung dalam komunitas AIS Nusantara. Komunitas santri yang digawangi oleh Ahmad Qomarudin ini mengadakan galang dana secara online untuk membantu pondok pesantren memerangi corona virus di lingkungan pesantren, karena banyak santri Indonesia yang bermukim di asrama ponpes yang memang belum tersentuh pemerintah untuk dilakukan sterilisasi ponpes dan kekurangan desinfektan.
Untuk itu, AIS Nusantara mengundang kepada seluruh warganet untuk ikut serta membantu santri dalam memerangi virus corona di lingkungan pesantren dengan cara, mendonasikan bantuan untuk pengadaan handsanitizer, disinfektan dan vitamin C untuk pesantren agar terhindar dari Corona.
Melalui rekening BNI 0455566477
a.n Naqiibatin Nadliriyah
Info lebih lanjut untuk kerjasama dan bantuan lainnya bisa kontak :
Anifa 085607228325
Qomaruddin 089649216639
Mari bahu membahu menghentikan sebaran virus corona, semoga amal panjenengan semua, dibalas oleh Allah dengan balasan yang berlipat ganda.

No comments:
Post a Comment